Angka
Bagi seorang insinyur angka adalah suatu media komunikasi yang penting.
v Bagaimana menuliskan notasi dari angka?
Penulisannya bisa berbeda-beda tergantung jenis konversinya. Sebagai contohnya, untuk menuliskan angka empat ribu lima ratus koma satu, penulisannya bisa berbeda-beda. Menurut notasi standar decimal US 4,500.1. Namun, menurut notasi decimal Eropa 4.500,1.
v Notasi Ilmiah
Untuk menuliskan suatu bilangan yang terdiri dari banyak sekali angka menjadi lebih singkat kita bisa menggunakan suatau notasi yang disebut notasi ilmiah.
Sebagai contoh: angka 653,730,670,000,000,000
Dengan notasi ilmiah bisa dinyatakan menjadi 6.53730670 x 1017
v Analisis Eror
Angka diklasfikasikan atas dua yaitu integer (biasanya digunakan untuk perhitungan) dan real. Integer tidak menimbulkan eror dalam penggunaannya, sedangkan real sebaliknya.
Eror menimbulkan ketidakpastian (uncertainity) dan penurunan presisi.
Fraksi ketidakpastian = ketidakpastian /panjang sebenarnya
% ketidakpastian = ketidakpastian/ panjang sebenarnya x 100%
Eror = nilai yang dilaporkan – nilai yang sebanarnya
Fraksi eror = eror/ nilai sebenarnya
% eror = eror/ nilai sebenarnya x 100%
v Angka Penting
Yang dimaksud dengan angka penting adalah tingkat keakuratan suatu angka.
Ketentuan tentang angka penting:
· Angka bukan nol adalah angka penting
· Angka nol disebut angka penting hanya jika:
o Diapit dua angka bukan nol
o Terletak di belakang koma, tetapi terlebih dulu harus didahului angka bukan nol
Contoh:
· 242 : 3 angka penting
· 2,012 : 4 angka penting
· 0.0012 : 2 angka penting
· 0.00120 : 3 angka penting
· 3.42 x 102 : 3 angka penting
· 3.40 x 10-5 : 3 angka penting
Tabel
Table adalah suatu cara yang mudah untuk membuat daftar dari variable-variabel bebas maupun tak bebas. Variabel-variabel tidak bebas umumnya ditempatkan di kolom sebelah kiri dari suatu table sedangkan variable-variabel bebas umumnya ditampatkan di kolom sebelah kanan.
Grafik
Grafik lebih baik untuk dipergunakan dibandingkan dengan table dalam menginterpretasikan data yang ditabulasi. Biasanya grafik dapat memberikan suatu bantuan dalam memberikan suatu penjelasan dari suatu data secara lebih efektif. Sebuah grafik yang baik harus berbobot seperti layaknya sebuah table yang baik. Lebih jauh lagi, grafik yang baik harus mampu menyampaikan informasi secara tepat dan cepat. Biasanya untuk dapat membuat suatu grafik yang baik perlu diperhatikan judulnya label-label pada sumbunya, font yang dapat dibaca, dan symbol yang dapat dibaca. Biasanya seorang engineer membuat tiga tipe grafik yaitu rektilinier, semi-log, dan log-log.
Contoh persamaan linier :
Hubungan tegangan dan arus listrik pada Hukum Ohm
Contoh persaman pangkat:
Massa Relativistik
| m = mo/√( 1 – v2/c2) = γ mo |
mo = massa diam benda
m = massa relativistic
v = kelajuan relativistik benda
c = kecepatan cahaya dalam vakum = 3 x 108 m/s
γ = tetapan transportasi ( γ > 1)
Contoh persaman eksponensiil:
Hukum Peluruhan Radioaktif
N = banyak inti radioaktif setelah selang waktu t
N0 = banyak inti radioaktif pada saat t = 0
e = bilangan natural
λ = tetapan peluruhan ( satuan s-1 )
- Interpolasi dan Ekstrapolasi
Interpolasi adalah suatu proses perpanjangan antara poin-poin data. Sementara itu ektra polasi adalah suatu proses perpanjangan grafik melebihi poin-poin data. Dibandingkan dengan ekstrapolasi yang beresiko, interpolasi merupakan proses yang secara umum lebih aman.
Regresi linier adalah proses menemukan garis lurus yang cocok pada data. Metode dari pemilihan poin-poin yang dapat mewakili titik-titik acak yang ditampilkan ini ditujukan untuk mencari suatu garis lurus yang dapat mewakili titik acak tersebut.
Dalam kesehariannya, seorang engineer mempergunakan suatu sistem satuan yang telah disepakati bersama dalam konvensi internasional dan sepakat diberi nama sebagai Satuan Unit Internasional. Satuan Unit Internasional memiliki 3 jenis satuan:
1. Satuan supplementary (tambahan)
2. Satuan pokok
3. Satuan turunan
Satuan Supplementary berkaitan dengan bentuk geometri, yaitu ukuran radian dan steradian
Satuan Pokok terdiri dari:
panjang : meter
massa : kilogram
waktu : sekon
suhu : kelvin
arus : ampere
jumlah zat : mol
intensitas cahaya : candela
Setiap satuan pokok dapat diturunkan dan menjadi satuan baru, contohnya percepatan (m/s2).
Satuan pokok internasional sangat dibutuhkan untuk mengindari salah tafsir antara pemakai yang satu dan yang lain, terutama yang berada di daerah yang berbeda.
Unit Conversions
Untuk menghindari terjadinya perbedaan-perbedaan satuan yang dipergunakan, maka seorang engineer harus dapat menguasai dengan baik teknik pengonversian satuan.
Apabila kita melaporkan suatu hasil pengukuran, hal mutlak yang harus kita lakukan adalah menyertakan satuannya. Apabila terdapat angka ataupun data yang ditulis tanpa satuan, maka data tersebut dapat dikatakan tidak ada artinya.
Apabila kita membuat suatu permisalan, maka setiap besaran yang kita definisikan haruslah sama, atau identik.
Ketika melibatkan satuan dalam pengukuran, maka satuan tersebut perlu kita perlakukan layaknya dimensi yang dapat saling menghilangkan ketika dibagi, demkian pula sebaliknya.
Dalam sistem satuan yang koheren, sering digunakan angka 1 sebagai acuan (misal, gc=1kg.m/N.s2). Tapi dalam sistem yang tidak koheren, bagian besaran numeriknya tidak harus angka 1.
Dalam dunia perhitungan terdapat 2 tipe sistem satuan koheren:
- perhitungan dengan melibatkan gravitasi
- perhitungan absolute
Pengertian dari datum adalah sebuah data yang kita dapatkan dalam sebuah pengukuran. Ketika kita mengukur temperatur, datum dapat berupa tekanan pada ruang hampa udara, tekanan atmosfer, atau tekanan dalam sebuah ruangan khusus. Dalam mengukur temperatu, datum dapat berupa 0, yaitu titik beku dari air (satuan celsius). atau temperatur yang paling dingin yang didapat dari mencampurkan air, garam, dan es (satuan fahrenheit).
Pengertian dari analisis dimensi adala proses untuk menentukan hubungan antara berbgai besaran-besaran turunan dengan menggunakan besaran pokok dari setiap kuantitas. Biasanya masalah dimensi akan diselesaikan dengan menggunakan sebuah persamaan. jika didapat sebuah konstanta, maka biasanya besar konstanta dapat ditentukan setelah dilakukan eksperimen.